Rabu, 25 November 2015

masih tentang cinta



CINTAI DIA YANG MENCINTAINYA

Bro and sist ada yang pernah jatuh cinta? Atau sekarang sedang jatuh cinta?. Pastisakit banget tuh, namanya aja udah jatuh, dimana-mana jatuh itu kan sakit. Hehe.
 Mungkin bukan hanya bro and sist saja, tetapi setiap orang baik perempuan ataupun laki-laki pasti juga pernah merasakan yang namanya jatuh cinta. Bahkan terkadang rasa cinta itu membuat kita ingin memilikinya dan hidup bersamanya. Tinggal tergantung bagaimana cara seseorang mengekspresikan cintanya itu. Tak sedikit orang yang mengekspresikan rasa cinta itu dengan jalan pacaran.
Why?. Kenapa harus pacaran?, mencintai dan menjalin hubungan dengan orang yang jelas-jelas belum halal. Bahkan memberikan apapun demi dia yang kamu cinta.
Oke bro and sist sebelum kamu memberikan segalanya pada pacar mu saya ingin bertanya satu hal, apakah kamu yakin orang yang kamu cintai itu akan menjadi jodoh mu dan benar-benar mencintai kamu serta bisa membahagiakan kamu dunia dan akhirat?.
Bagaimana kamu bisa seyakin itu?. Sudah kah kamu mengamati kesehariannya?. Sudahkah kamu tahu seluk beluk kehidupannya?. Sudahkah kamu tahu karakter aslinya?.
Jika belum tahu maka kamu nggak perlu repot-repot untuk mencari tahu semua tentangnya. Karena untuk mengetahuinya, kamu bisa melihat bagaimana ia mencintai tuhannya. Bagaimana ia menjaga solat lima waktunya, puasa ramadhannya. Bagaimana ia menjaga dirinya untuk tidak merokok. Bagaimana ia menjaga auratnya.
Jika ia bilang padamu bahwa ia sangat mencintai mu tapi ia masih sering meninggalkan solat lima waktu, jarang puasa ramadhan, belum juga menutup aurat dengan benar, mengajak kamu pacaran, sesungguhnya cintanya itu palsu. Sebab Tuhannya saja yang memberikan rezki berlimpah tidak ia cintai, bagaimana dengan dirimu?.
Jika ada laki-laki yang mengatakan ia akan menjaga hatinya untuk mu, tapi ia adalah seorang perokok, dan tak bisa berhenti dari rokoknya, sesungguhnya ia bukanlah laki-laki setia sist. Sebab paru-parunya saja nggak di jaga, lalu bagaimana dengan hatinya?.
Cintailah dia yang mencintai tuhannya. Karena hanya dengan mencintai tuhanlah hidup kita menjadi lebih indah. Bukankah hanya Allah Swt tuhan semesta alam lah yang memberikan kita kebahagiaan dalam hidup ini?.
Bagaimana mungkin kita bisa bahagia jika kita tidak mencintai Allah Swt Tuhan yang maha cinta?. Bagaimana mungkin kita bisa mendapatkan orang yang kita cintai jika Allah, Tuhan yang menciptakan kita saja sering kita lupakan?.
Sist, masih mau mencintai dia yang tak mencintai Allah Swt?. Jika melaksanakan kewajiban solat nya saja dia masih malas lalu bagaimana nantinya ia bisa bertanggungjawab jika telah menikah dengan mu?.
Sist, jika ia mencintai tuhannnya dan juga mencintai mu, ia tak akan mau memacari mu. Karena ia tahu jika ia memacari mu tuhannya akan tidak suka. Ia pasti akan langsung melamar dan menikahi mu anpa memacari mu, karena ia tahu tuhannya akan senang jika ia menjaga dirinya dari hal-hal yang mendekati zina serta tuhannya akan senang karena ia telah memuliakan dan menghormati perempuan yang ia cintai.
So, masihkah mau mencintai dia yang nggak mencintai Allah Swt?. Coba lihat dirinya dan diri kita, sudah pantaskah untuk di cintai?. Lebih baik putusin saja dari sekarang dan mulai untuk belajar mencintai Allah Swt.
 Dari pada putusnya belakangan setelah segalanya direnggut oleh pacar mu, rasanya pasti akan lebih sakit menusuk hati. Lha iya, kan sudah kita bahas dalam alur pacaran pasti akan ada kata putus nantinya.
Kalau sduah seperti itu yang terjadi, yang ada tinggal penyesalan teramat dalam, serta kemarahan yang akan menyalahkan tuhan sebab kita telah kehilangan orang yang kita cinta.
Bro and sist, pantaskah kita marah pada tuhan saat kita patah hati?. Tak pernahkah kita cek apakah selama ini kita sudah mencintai ia yang memberikan kehidupan ini pada kita. Tak pernahkah kita sadar betapa kita sering melupakannya, menduakan cintanya, bahkan melukainya dengan dosa-dosa kita.
Mungkin sakit hati yang kita rasa sebab kehilangan orang yang kita cinta merupakan bentuk sayang Allah pada kita. Sebab Allah cemburu pada kita, Allah tak ingin hambanya mencintai makhluknya melebihi cinta kepadanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar